Jumat, 16 April 2010

Catatan Hati Sepi | Saat Indah Bersamamu

Kita tlah terbiasa dalam diam...
Tapi,entah kenapa...
terkadang aku inginkan keramaian...
mungkin itu ucap hatiku...
inginnya hatiku...

Keramaian sedikit menghibur hati sepi ini...
di keramaian aku bisa lebih dekat denganmu...
tanpa aku harus punya alasan sesuatu...
Genggaman tanganmu seakan menguatkan diriku...
serta hatiku...

Bersama genggaman tanganmu...
Langkah kaki kita satu padu...
Tak kan tinggalkanku...
irama kebahagian kecil selimuti hati sepiku...

Tapi,aku sadar kalau semua itu tak kan selalu...
karena keramaian yang ada tak kan bisa kalahkan kesepian hati ini...
Tapi,setidaknya aku bersyukur...
Hati sepi ini bisa sedikit tersenyum...
Dan aku juga bersyukur...
Setidaknya itulah...
Saat Indah Bersamamu...

Tak Ada Kata "Sempat" Untuk Memiliki

Rasa ini...
Rasa takut kehilangan...
Rasa takut ditinggalkan...
Aku rasa semua merasakan hal itu...

Tidak peduli bagaimana dirimu...
Bagaimana sikapmu terhadap orang terdekatmu yang juga merasakan hal yang sama...
Kamu...
Kamu membuat mereka berantakan...
Kamu tunjukkan mereka luka...
Kamu berikan mereka kecewa...
atau kamu membekaskan kenangan indah di ingatan mereka...

Kamu...
Aku tahu kamu...
Kamu akan tetap merasa takut kehilangan mereka...
Kamu juga merasa takut ditinggalkan mereka...
Dan aku pun tahu alasan atas rasamu...
Itu semua karena kamu merasa memiliki mereka...
Tidak peduli pandangan mereka terhadapmu...
Karena yang kamu tahu...
Mereka juga merasa memilikimu...

Sempat?
sebuah kata yang tidak cocok untuk disandingkan dengan kata memiliki...
Sempat...
Seolah-olah hanya sesaat...

dan Memiliki...
Setidaknya itu sudah jauh dari "sempat"...
Memiliki...
Seperti telah memberi arti tersendiri...

sebuah jawaban...

Kamu boleh saja menanggalkan sebuah nama yang sudah kamu tujukan untukku
Dan kamu juga boleh jika ingin benar-benar melepasku..
Karena mungkin aku tak ada dalam hidupmu.
Aku adalah seseorang yang hadir di waktu yang tidak tepat dalam pikirmu.
Aku adalah seseorang yang mungkin telah membuatmu menjaga hati dan sikapmu.
Aku adalah seseorang yang telah membawamu dalam suatu rasa.
Rasa nyaman yang sepertinya memberikan kedamaian di hati.
Aku rasa seperti itulah yang kamu rasa.

Aku bisa mengerti alasanmu dengan waktu.
Aku juga bisa terima kalau Kamu ingin melepaskan anganmu akanku
Satu pintaku,
Aku tidak ingin kamu menghilangkan sosokku yang pernah ada dalam anganmu.
Dan jika sosok sepertiku kembali hadir di waktu yang tepat.
Aku ingin kamu tetap bisa menerimanya
Dan aku ingin bisa membuatmu merasakan kembali rasa itu.


>>karena rasa itu adalah aku
&
>>karena aku adalah inginmu

good bye...

Kutanggalkan nama itu
Ku lepaskan anganku
Tak pernah ada kisah bersama nama itu
Karena aku tak lagi punya waktu
Menunggumu dan mencarimu
Semua sampai pada batas waktu
Ini adalah pilihanku

Aku tak pernah tahu siapa kamu
Kamu yang seharusnya memakai nama itu
Kamu hanyalah anganku
Kamu tak pernah nyata dalam hidupku
Tak kan pernah ada aku atau pun kamu bersama nama-nama itu

untitled

Dulu aku menunggumu
Dulu aku mengharapkanmu
Dulu aku yakin akanmu
Aku yakin kalau kamulah yang terbaik untukku
Kamu seperti yang ku mau

Tapi,di tengah perjalanan hidupku menunggumu
Seorang teman menasihatiku
Seakan menyadarkanku
Dia bilang aku tak boleh hanya menunggu
Menunggumu hadir dalam hidupku
Dan saat itulah aku mulai mencarimu

Aku tak tahu kemana aku harus mencarimu
Tapi,yang aku tahu pencarianku akanmu ada bersama langkah hidupku
Kemana langkah kaki kehidupanku melangkah pergi
Disanalah pencarianku akanmu

Sampai Sang waktu berujung dan membatasi langkahku
Kini waktu sudah tak tepat untukku
Tak ada waktu lagi untuk melangkah mencarimu
Aku tak menemukanmu
Dan kita tak kan pernah bertemu
Sekarang aku tak ragu
Jika bersama nafasku aku melepaskan inginku akanmu

- Senin, 25 Januari 2010 -

Mengalah...

Mengalah...
Apa itu caramu mempertahankanku
Untuk ungkapan suka dan cinta yang pernah terucap
Untuk kisah yang pernah ada
Tidak peduli berapa lamanya
Begitukah caramu?
Apa pantas itu disebut mengalah
Mengalahmu di mataku seperti melepasku daripada mempertahankanku

Mengalah...
Mengapa di saat aku mulai menyukaimu
Di saat hatiku mulai mencoba untuk menerimamu
Aku harus mendengar kata itu terucap darimu
Kamu seolah-olah ingin melihatku bersama orang lain
Dan jika benar inginmu seperti itu
maka tak sama seperti inginku
Aku ingin kamu mempertahankanku
Aku menghargai caramu mempertahankanku
Dan itu bukan dengan kata mengalah
Aku ingin kamu tahu itu

21:58 24 FEB 2010