“BAD DAY”
Begitulah update status dari seorang temanku sore ini. Rasanya masih lebih “kerasan” judul tulisanku beberapa waktu yang lalu. Aku tulis: “DAMN DAY!” untuk hari yang menyebalkan waktu itu. Haha. XD (sayangnya tulisanku itu g kelar :( …)
Balik ke statusnya temenku, Aku ngoment statusnya: “ada p?”
Dan beberapa menit berselang hape-ku bergetar. Dia langsung sms.
Lewat sms-an aku tahu penyebabnya kenapa dia update status kayak gitu.
Ya! Hari yang buruk. Kejadian yang tidak diinginkan olehnya malahan terjadi.
Mulai dari telat masuk kuliah gara2 jadwal kerja bentrok ma jadwal kuliah. Sampai tugas kelompoknya yang berantakan. Praktik mereka GAGAL TOTAL katanya. Padahal waktu latihan buat percobaan di rumah dia berhasil. Eh, malahan di kampus hasilnya berkebalikan.
Mereka dimarahin habis2an ma dosen. Apalagi dia yang datangnya telat. Dimarahinnya jadi dobel. Dia bilang kejadian yang kayak gini belum pernah terjadi sebelumnya. Dia dan temen2 satu kelompoknya yang pinter2 itu biasa jadi anak emas dosen2 kalau di kelas. Dan apa kalian tahu apa yang terjadi pada mereka setelah kejadian itu???
Ya! Mereka kecewa banget. Depresi. Frustrasi. Kacau!
Mereka jadi gak suka ma dosen baru itu. Ya! Memang dosen baru. Sebelumnya mereka belum pernah diajar ma beliau. Dan sekalinya diajar ma beliau plus baru awal semester juga malahan kejadiannya kayak gitu.
Waktu itu aku cuma bisa balesin sms-nya dengan bilang:
“Yang Sabar. Aku juga pernah ngalamin kayak gitu. Presentasiku berantakan. GAGAL TOTAL. Aku juga dimarahin habis2an ma dosenku”
“Boleh gak suka ma dosennya. Tapi, jangan sampai gak suka ma makulnya. Apalagi masih awal2 semester. Nanti kalau sering bolos karena g suka ma dosen itu terus nasib nilainya juga gimana?”
“Instrospeksi diri. Lakukan koreksi ma apa yang dah terjadi. Itu yang dulu aku lakukan. Meskipun hasilnya aku tetap kecewa. Tapi, coba aja dilakukan J”
Dan Alhamdulillah-nya...
Sedikit demi sedikit…
Pelan2 dia sudah bisa menerima keadaan itu. Tapi, katanya malahan temen2nya yang masih belum bisa menerima. Dia bilang: “Memang susah satu kelompok ma anak2 pinter. Ego-nya tinggi”
Begitulah kutipan sms dari dia.
Hwaaa…ada benernya juga.
Setelah itu, aku jadi mikir. Mungkin kebanyakan orang berpikiran enak satu kelompok ma anak pinter. G perlu takut tugas g akan selesai. Pasti selesai. Karena ada dia (anak pinter) yang pasti akan ngerjaen tugasnya. Kalian jadi bisa santai2 & cukup bergantung ke dia. Menyerahkan semuanya ke dia. Dan Cuma tahu beres aja.
Tapi, semenjak aku membaca kata2 darinya itu aku menyadari bahwa satu kelompok ma anak pinter itu g gampang. Karena di dalamnya kalian akan menghadapi konflik2/masalah2 yang g akan kalian temui kalau kalian satu kelompok ma anak2 yang biasa. Seperti saat hasil dari kerja kerasnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Apa yang akan kalian lakukan? Bagaimana kalian menyemangatinya yang mungkin saat itu dia terpuruk dalam kekecewaan? Untuk kalian yang tidak peduli dengannya atau takut berbicara ke dia, kalian mudah saja buat pergi meninggalkannya. Berlalu begitu saja.
Tak Mudah…Sungguh tak mudah…
Apa kalian siap untuk berbenturan pemikiran dengan dia?
Apa kalian sudah menyiapkan diri kalian untuk bisa mengalah jika dia akan seperti mendominasi dan kadang kala ide yang dipakai untuk kelompok adalah idenya bukan ide kalian? Atau bahkan hasil pekerjaan kalian dimodif total oleh dia. Diganti (diubah2) sesuka dia. Apa kalian siap untuk tidak dihargai seperti itu?
Hati kalian mungkin bisa jadi dongkol karenanya.
Tapi, ketahuilah anak pinter juga manusia biasa. Terkadang rasa malas juga ada. Jadi kalau dia lagi g mood dan malahan kalian bertanya tentang tugas, yang ada kalian akan diacuhkan dan mungkin kata2 yang tidak mengenakkan kalian akan kalian dengar dari lisannya.
Jadi, apa kaian sudah siap dengan sedikit pemasalahan yang sperti itu???
(mungkin masih banyak lagi permasalahan lainnya)
Kesimpulanku sendiri: " tak mudah satu kelompok ma anak pinter.” ANAK PINTER EGO NYA TINGGI”
Tambahan:
Dan satu lagi yang perlu aku tanyakan ke diri aku sendiri: “EMANGNYA ANAK PINTER MAU KELOMPOKKAN MA AKU? ” :LOL:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar