Jumat, 21 Oktober 2011

THE ASSISTANT…

Hari ini jadwal kuliah saya masuk siang. Sekitar pukul 2 siang. Dan selesai sore hari sekitar pukul 3 sore lebih seperempat. Saya merasa cukup lapar karena tadi tidak makan siang. Tapi, karena lebih merasa tersiksa akan dahaga karena siang yang cukup panas serta ruangan tempat kuliah juga panas, usai kuliah saya pengen minum es. Biar segar. Tapi, pengen minum es sirup yang ada di rumah. Sampai di rumah, selesai menuntaskan pekerjaan rumah (cuci piring) dan tidak lupa juga sudah mengerjakan ibadah sholat ashar, saya langsung ke warung. Sampai di warung eh nggak jual es batu. Tapi, masih jual es instan (kayak: es sisri, es marimas dll.). jadinya beli es gituan deh..Tapi, ada obrolan yang cukup mengejutkan buat saya di tengah si ibu pemilik warung sedang membuatkan pesanan saya. Beliau tiba-tiba menyinggung masalah kuliah saya. Beliau menyangka sekarang saya sudah menjadi seorang assisten dosen, karena menurut Beliau saya terlalu pintar. Hadhuh…saya cuma bisa diam. Tapi, dalam hati saya ingin menjawab,”Haduh…Ibu terlalu memuji saya. Saya tidak seperti itu. Saya biasa-biasa aja. Dan sekarang saya sudah semester 5”.

Saya sebenarnya malu. Banyak orang yang terlalu berekspektasi pada diri saya yang kecil ini. Sejujurnya kondisi kuliah sekarang saya sedang tidak cukup memiliki spirit. Lagi malas plus pusing memikirkan masalah-masalah hidup serta kuliah saya ke depannya (skripsi) dan juga setelahnya (akreditasi……diakui nggak nih? Bisa buat kerja apa nggak???).

Dan, ada hal seperti ini lagi terkadang membuat saya juga bertanya: “Apa saya yang tidak pandai membaca dukungan orang lain? Mereka bilang saya pintar. Apakah itu berarti bahwa mereka percaya saya bisa?”

Selasa, 18 Oktober 2011

21:29

Tidak ada komentar:

Posting Komentar