Rabu, 08 Juni 2011

CONFUSE AGAIN!

CHAPTER 1

Aku bingung tentang kehidupan ini.

Saat orang hanya memikirkan dirinya sendiri. Orang lain akan menasihati untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri. Tapi, juga harus memikirkan orang lain.

Dan, di lain sisi saat seseorang terlalu baik kepada semua orang sampai-sampai tidak memperdulikan hidupnya sendiri. Kemudian ada orang yang menasihati kalau hidupmu itu hidupmu. Orang lain juga punya hidup sendiri. Memikirkan hidup orang lain? Hidup untuk orang lain???

Bingung.

Ada juga yang bilang,”Sana tinggal sendiri di hutan kalau kamu hanya memikirkan diri sendiri dan menganggap orang lain tidak ada. Atau kamu menganggap mereka ada tapi pada kenyataannya kamu merasa terganggu dengan keberadaan mereka”.

CHAPTER 2

Kenapa jadi orang baik itu susah?

Aku begini kamu akan begini. Aku begitu kamu begitu. ARRRGGGHHHH!!!!

CHAPTER 3

Sepertinya ada rasa takut.

Mengapa harus takut?

Takut akan persepsi dan prasangka dari orang lain tentang pribadi diri kita?

Seberapa kuatkah mentalmu?

Apakah seorang anak perempuan lebih mudah terguncang jiwanya daripada seorang anak laki-laki?

CHAPTER 4

Hukum tabur tuai. Hukum timbal balik. Hukum Karma.

Kamu baik maka kebaikanlah yang akan kamu dapatkan.

Apa orang lainlah yang menilai atau mengukur kebaikan kita?

Bukankah rasanya akan lebih baik jika kita tidak terlalu berpikir mendalam tentang ini?

Baik itu relatif. Tapi justru kerelatifan itu yang membuat orang jadi bingung.

Dan aku tidak tahu pun karena kerelatifan itu.

Maafkan aku.

Pokoknya Lillahi ta’ala saja.

Aku hanya bisa bilang maaf, maaf, dan maaf. Karena aku memang tidak tahu.

Dan kalau aku tak cukup baik maafkan aku.

Karena aku tidak pernah berpikiran aku baik.

Aku tidak tahu. Aku hanya bertindak.

Rabu, 08 Juni 2011

2:28

Tidak ada komentar:

Posting Komentar