Bingung bagaimana saya harus menyikapinya. Apa saya harus marah atau saya harus ketawa. Habisnya saya nggak habis pikir kalau ada orang yang membandingkan hidupnya dengan hidup saya. Atau dalam hal lain seperti sekedar menjadikan saya sebagai saingannya. Membanding-bandingkan untuk tahu siapa yang sebenarnya paling menderita. Hidupmu dan hidup saya siapa yang paling merasa kesepian dan sendiri. Haduuhh… saya beritahu ya… kenapa kamu harus membandingkan hidupmu dengan hidup saya. Hidupmu itu enak. Ada orang tua yang peduli. Keluarga harmonis yang berkecukupan bahkan mungkin berlebih. Hingga semua keinginanmu bisa terwujud dengan mudah. Fasilitas terpenuhi dengan baik. Tidak seperti saya. Semua serba pas-pas-an. Susah untuk bisa memenuhi apa yang saya butuhkan. Sendiri? Apa jika punya banyak saudara sudah akan bisa memastikan diri kita untuk jauh dari rasa kesepian? Saya bisa jawab itu Tidak menjamin!!!. Apa karena kamu tidak bisa mendapatkan seseorang yang kamu impikan lantas kamu anggap dirimu yang paling menderita dan kesepian di dunia ini? Hai…kamu itu lebih beruntung dari saya. Kamu bisa merasakan cinta. Pernah jatuh cinta dan menjalin hubungan dengan orang lain. Setidaknya sudah pernah merasakan masa-masa indah seperti itu. Sementara saya…teman saja saya tidak tahu saya punya atau tidak. Saya sungguh sangat berantakan. Trauma untuk memulai semua itu. Sudahlah pokoknya kamu itu lebih beruntung dari saya. Jadi jangan merasa kalau kamu itu yang lebih sendiri dan kesepian serta menderita daripada saya. Terima kasih.
Jum’at, 05 Agustus 2011
22:40
Tidak ada komentar:
Posting Komentar