“Gua dilahirkan di dunia bukan untuk melakukan hal yang sia-sia. Tapi, untuk melakukan hal-hal yang jelas. Dan mungkin yang pasti-pasti. Yups, karena gua suka akan kepastian”.
“…Dan karena itu juga gua gak mau jadi secret admirer”.
“Jadi pengagum rahasia. Beuh! Apaan itu??”
“Sia-sia”
“Mikirin orang lain yang belum tentu orang itu juga mikirin orang yang udah mengaguminya”.
“Buang-buang waktu”
“Bukannya di agama kayaknya bilang kalau menyiksa diri sendiri itu dosa. Nah, kalian jadi pengagum rahasia bukannya kalian menyiksa batin alias hati kalian sendiri?”
“…yang sering gua dengar alasan orang-orang memilih jalan hidup sebagai pengagum rahasia itu karena cinta tak harus memiliki”
“Alasan yang satu ini menurut gua klise banget. Woi, bangun! Realitanya man!”
“kebanyakan orang sekarang pada lebay dan bilang kalau g bisa hidup tanpa cinta. Nah lo!!”
“sebagian dari pernyataan itu, menurut gua adalah realitanya”
[bersambung]
Secret admirer.
Di hatinya sampai kapanpun yang ada hanyalah dia seorang.
Karena itu secret admirer bukanlah pilihan.
Buat apa menjalin hubungan dengan mereka?
Hatimu buat si secret admirer tapi, hati si secret admirer bukan buat kamu.
Wah, sayang banget dengan cinta kamu. Hehe.
So,
Don’t be a secret admirer.
You love him or her.
Speak up.
Show your love.
And don’t hurt other who truth love you.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar