Selasa, 08 Februari 2011

Sakit Hati


Aku rasa semua orang pasti pernah mengalaminya. Pun begitu denganku. Aku manusia biasa dan terlebih lagi seorang perempuan. Aku pernah sakit hati. Dan itu bahkan oleh teman sekelasku sendiri. Tapi, apa yang aku bisa waktu itu? Aku cuma bisa diam. Ku ceritakan hal itu pada beberapa temanku dan juga kakak perempuanku. Kata salah seorang temanku aku kurang tegas. Makanya orang-orang berbuat semau mereka padaku. Mempermainkanku. Malam itu aku kesal dengan kata-kata yang dikeluarkan dari lisan temanku waktu siang hari saat belajar kelompok di perpustakaan bersama teman-teman sekelas yang lain. Tak habis pikir aku kenapa dia dengan ringannya bisa berbicara seperti itu di hadapan teman-teman. Statementnya memojokkan aku. Ingin aku marah. Tapi, apa? Pada akhirnya aku cuma bisa diam. Sementara itu waktu kakakku bertanya tentang ini sebenarnya masalah apa, aku tak menjawabnya.

Beberapa hari setelah kejadian itu aku, aku melihat suatu acara di teve. Talkshow dengan seorang ustadz yang pada waktu itu menjadi bintang tamunya (narasumbernya).

“Buat apa kita sakit hati atas perkataan orang lain. Atas hinaan orang lain. Barangkali kita memang lebih hina dari orang yang menghina kita”

Kurang lebih seperti itu kata-kata yang dapat aku tangkap dari jawaban ustadz itu. Aku pikir benar juga. Dan setelah itu aku mencoba berdamai dengan diriku sendiri. Aku berpikir : “Baiklah. Aku memang gak ada apa-apanya dibanding denganya. Aku gak seberuntung dia. Aku gak selevel denganya. Jadi kalau dia mau berkata se-menyakit-kan apapun aku harus terima. Karena keadaanku yang memanglah begitu adanya. penuh kekurangan”

Aku coba untuk memaafkan temanku yang sudah menyakiti hatiku dengan kata-katanya. Tapi, aku juga harus bisa memperbaiki diri. Seperti yang sudah dikatakan oleh temanku kalau aku ini kurang tegas. Jadi, sekarang aku harus bisa bersikap tegas. Harus berani biar sedikit dihargai. Dan supaya kejadian seperti ini gak terjadi lagi.

Sabtu, 5 Februari 2011

19:36

Tidak ada komentar:

Posting Komentar