Kalimat seperti itu sudah sering aku dengar dari kaum adam. Dari para bapak.
Yups. Pinter dulu baru boleh nakal.
Katanya biar gak malu-maluin.
Daripada udah bodoh nakal lagi?
Gak ada yang dibanggain.
Kalau pinter kan setidaknya masih bisa buat membela diri seandainya akan dicerca oleh orang-orang karena kenakalannya.
Dan setidaknya kalau nantinya dimarahin masih bisa memberi jawaban-jawaban yang logis.
Haha.
Kurang lebih mungkin seperti itu.
Tapi, belakangan ini ada sebuah pernyataan yang membuat aku bingung.
“Sombong gak apa-apa. Dia sombong kan karena ada yang disombongkan”
GUBRAKS!!!
(‘’.)?
Nb: tulisan ini agaknya mungkin sedikit kontroversi. Hehe. Tulisan ini bukan bermaksud untuk mengajak menjadi anak nakal. Tapi, di sini saya semata-mata hanya ingin mengajak pembaca supaya gak menjadi anak bodoh tapi jadi anak pinter. Semoga pesan yang ditangkap oleh pembaca setelah membaca tulisan di atas sama dengan pesan yang ingin saya sampaikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar